Puisi anggrekbiru
Tahun ke-3
Ini adalah tahun ketiga kita bersama
Menanti berlabuhnya asa di satu biduk cinta terindah
Terombang ambing di tengah lautan luas nan ganas
Berteman satu dayung dan satu tekad
Untungnya…
Perahu ini tetap kokoh seperti mula
Meski ombak tak henti menerjang
Meski pasang sering menenggelamkan harapan
Engkau tetap percaya, engkau tetap mengerti
Engkau tetap menanti
Tak ingin kembali, tak ingin berhenti
Engkau terus ingin bersamaku hingga ke tepi
Di pelabuhan terindah
Bersama cinta dan rindu yang kita punya
Tanpa memandang apa, siapa, tapi bagaimana
Ini adalah tahun ketiga kita bersama
Penantian tanpa letih, kesabaran diuji
Di saat satu persatu cinta dua insan biasanya t’lah mati
Engkau tetap disini, tak sedikitpun isyaratkan letih
Percayalah…
Ketulusanmu takkan pernah terganti
Keyakinan dan harapanmu kan terwujud abadi
Sebab kita berjanji bukan sekedar bermimpi
efek bayangan di atas air
Langkah Pembuatan Efek Bayangan di Air
Langkah 1
Buka foto/gambar yang akan diedit dengan Adobe Photoshop. Misalnya yang kita gunakan sebagai contoh adalah gambar orang ngganteng di bawah ini.
Langkah 2
Duplikat layer yang akan diberi efek (bagusnya kalau ini layer background-nya, jadi kalau gambar ini bukan layer background, maka jadikan layer background, dengan cara Layer > Flatten Image, atau dengan cara yang lain).
Langkah 3
Kemudian, buatlah agar gambar yang kita olah ini menjadi dua kali lipat tingginya ke arah bawah. Caranya dengan memilih menu Image > Canvas Size. Kemudian pilih satuannya menjadi percent, isi height dengan nilai 200. Klik posisi Anchor di sebelah atas tengah. Seperti gambar di bawah ini.
Langkah 4
Munculkan seleksi pada layer hasil duplikat. Dengan cara: Ctrl + Klik pada gambar thumbnail layer di palet layer. Atau klik kanan pada thumbnail layer tersebut kemudian pilih Select Layer Transparency.
Langkah 5
Pilih menu Filter > Distort > Polar Coordinate. Pastikan pilihan pada kotak dialog Polar Coordinate berada pada pilihan Rectangular to polar. Seperti pada gambar di bawah ini.
Langkah 6
Pilih menu Filter > Distort > Zig Zag. Atur agar nilainya yang sebelah atas adalah -19 dan yang bawah adalah +12. Bisa dilihat pada gambar di bawah ini:
Nilai-nilai ini tidaklah baku, jadi Anda bisa memilih atau mengatur sesuka Anda. Eksperimen saja pada nilai-nilai ini, nanti hasilnya akan berlainan.
Langkah 7
Pilih menu Filter > Distort > Polar Coordinate. Sekarang pilih pada pilihan Polar to Rectangular. Seperti gambar dibawah ini.
Langkah 8
Hilangkan seleksi, dengan cara memilih menu Select > Deselect.
Langkah 9
Ubah agar posisi gambar menjadi terbalik, dengan cara memilih menu Edit > Transform > Flip Vertical. Setelah terbalik ubahlah letak dan ukuran gambar tersebut agar berada di sebelah bawah dari gambar aslinya, dan mungkin akan lebih bagus juga jika diberi prespektif dengan cara memilih menu Edit > Transform > Prespective. Tekan Enter jika sudah selesai, untuk menerapkan proses transform-nya.
Langkah 10
Jika perlu, potong/hilangkan bagian gambar yang dirasa tidak perlu atau hingga di dapat bagian gambar yang lebih bagus dan diinginkan.
Bisa dilihat pada gambar hasil jadinya seperti di bawah ini.
membuat efek asap
Pada post kali ini saya akan menulis tutorial photoshop tentang pembuatan efek asap. Efek ini bisa digunakan untuk menambahkan kesan berasap pada obyek gambar atau foto yang seharusnya tidak berasap. Efek asap bisa juga dibuat dengan sebuah plugin photoshop, misalnya dengan Eye Candy 4.0 (plugin ini mempunyai fasilitas Smoke). Dengan plugin ini, efek asap dengan mudah bisa dibuat. Namun bagi yang ingin membuat efek ini secara manual, bisa mengikuti langkah pembuatannya berikut ini.
Langkah Pembuatan Efek Asap dengan Photoshop
Langkah 1
Bukalah program Photoshop, kemudian buatlah sebuah file baru. Ukuran file bisa terserah Anda. Pada contoh tutorial kali ini, saya buat sebuah file yang berukuran 200 x 300 pixel; resolusi 72 dpi.

Langkah 2
Isikanlah warna hitam pada file baru tersebut. Untuk melakukan ini, bisa dengan memilih menu Edit > Fill, kemudian pada pilihan Use memilih Black, klik OK (lihat gambar ilustrasi).

Atau dengan cukup menekan huruf D pada keyboard, kemudian menekan Alt + Backspace.
Langkah 3
Pilihlah Pencil tool pada toolbox photoshop, kemudian pilih warna Foreground putih. Untuk memilih warna ini, bisa dilakukan dengan mengklik warna foreground, kemudian pilih warna putih. Atau cukup dengan menekan huruf D pada keyboard, kemudian tekan huruf X pada keyboard.
- Catatan:
Huruf D, adalah untuk mereset warna foreground dan background.
Huruf X, untuk membalik warna warna foreground dan background.

Langkah 4
Kemudian atur ukuran pointer pencil tadi agar agak besar, kira-kira 30an. Cara untuk mengatur diameter pointer adalah dengan menekan tombol [ atau ] pada keyboard.
Setelah ukuran diameter pointer disesuaikan, buatlah sebuah garis pada file baru tadi (lihat gambar).

Langkah 5
Pilihlah Smudge tool pada toolbox Photoshop. Sapukan pada gambar untuk membuatnya nampak berlekuk-lekuk. Bentuk lekukan terserah keinginan Anda.

Langkah 6
Pilihlah menu Filter > Liquify. Filter pada Photoshop ini digunakan untuk membuat sebuah gambar nampak seperti cairan (liquid), sehingga bisa dibentuk dan diperlakukan seperti benda cair. Buatlah agar gambar garis putih tadi menjadi semakin berlekuk-lekuk. Bentuk lekukan terserah keinginan Anda sendiri. Buatlah agar bentuk lekukan ini menyerupai sebuah asap.

Langkah ini, mungkin adalah bagian yang paling menentukan hasil dari bentuk asap, dan juga bagian yang paling menyenangkan dan memerlukan banyak pengulangan sambil berimprovisasi. Apalagi bagi yang jarang memperhatikan bentuk asap (tapi bukan saya, karena saya tiap hari selalu membuat asap Gudang Garam. Kalau tidak di kamar rumah, ya sama mas Wasidi di dapur kantor Smile Group cabang MT Haryono, atau di sebelah Lab Kimia SMUN 1 Sleman sama Pak Dar.)
Langkah 7
Buatlah sebuah layer baru. Kemudian ulangilah langkah 2 hingga 7 untuk membuat bentuk asap yang berbeda. Pada layer baru ini, ubahlah Blending Option-nya menjadi screen, agar warna hitamnya nampak transparan dan cuma nampak warna putihnya saja. Jika perlu, Anda juga bisa mengubah ukuran layer tersebut dengan Edit > Free Transform.

Ulangilah langkah pembuatan layer asap ini berulangkali hingga Anda dapati bentuk kumpulan asap yang sesuai dengan keinginan Anda.
Langkah 8
Sekarang kita hilangkan tanda kunci pada layer background, dengan cara melakukan klik 2x pada nama layer background,

Langkah 9
Buatlah sebuah layer baru lagi, kemudian posisikan layer baru ini kebawah layer 0 (yang sebelumnya adalah layer background).

Tekan dan tahan tombol Alt pada keyboard sambil memilih menu Layer > Merge Visible.
- Tujuan dari langkah 8-9 ini adalah untuk membuat sebuah layer yang merupakan gabungan dari semua layer yang ada dan posisinya berada di layer paling bawah.
Langkah 10
Pada layer yang merupakan layer gabungan tadi, berilah efek kabur. Lakukan ini dengan cara memilih menu Filter > Blur > Gaussian Blur.

Langkah 11
Aturlah opacity pada tiap layer untuk menyesuaikan nuansa asap yang sesuai. Kemudian pilih menu Layer > Flatten Image atau Layer > Merge Visible untuk menyatukan semua layernya.
Berikut ini adalah contoh gambar asap yang sudah jadi.

Langkah 12
Sekarang kita akan mencoba menerapkan gambar asap yang sudah kita buat tadi pada gambar yang lain. Bukalah sebuah gambar yang akan Anda beri efek asap. Pada contoh tutorial photoshop ini, saya menggunakan sebuah gambar bumi.

Geserlah gambar asap dari file yang sebelumnya kita buat dengan Move tool ke arah file yang akan diberi efek asap.
Pada layer gambar asap, pilihlah Blending Option-nya menjadi Screen.
Berikut ini adalah gambar bumi yang sudah diberi efek asap.
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!







